Wednesday, December 20, 2017

Laporan dan Realisasi Kegiatan


LAPORAN KEGIATAN





Laporan Kegiatan Proyek Menanam Pohon di Hutan Kota Kembangan
CB: Professional Development

Dosen:
Ferry Doringin,S.Fil.,M.Hum.,Ph.D. (D5775)

Kelompok 8
Ardiansa                                             1501191543
                                                            Ashari                                                 1701353376
                                                            Devryan Buzzar                                  1701353552
                                                            Keshia Firdiareifidena                       1601266835
                                                            Liana Rose Timisela                           1701317641
                                                            Syara Bunga Valerie                          1601283186
                                                            Yoan Drianny                                     1701337782


Universitas Bina Nusantara Jakarta
2017






DAFTAR ISI

Halaman Pengesahan
i
Daftar Isi
ii
Bab 1 - Pendahuluan
A.    Latar Belakang
B.    Deskripsi Situasi
C.    Permasalahan
D.    Tujuan dan Manfaat Kegiatan
1
1
1
1
2
Bab 2 - Metode Pelaksanaan
A.    Bentuk dan Rencana Kegiatan
B.    Waktu Pelaksanaan kegiatan
C.    Peserta Kegiatan
3
3
3
4
Bab 3 - Konsep    
5
Bab 4 - Penutup
6
Referensi
7










BAB 1
PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG
Jakarta merupakan salah satu kota metropolitan di dunia. Berperan sebagai ibukota negara, Jakarta juga merupakan kota terbesar di Indonesia dan satu-satunya kota yang memiliki status setingkat dengan provinsi. Karena itu, tidak heran apabila Jakarta merupakan kota yang sangat padat dengan tingkat permintaan penduduk yang tinggi pula pada berbagai aspek.

B.    DESKRIPSI SITUASI
Salah satu contoh dari permintaan penduduk dikarenakan oleh jumlah penduduk yang semakin padat adalah mengenai penyediaan sarana-prasarana lingkungan hidup baik tempat tinggal, sarana umum hingga rekreasi. Tingkat pembangunan di Jakarta juga meningkat seiring dengan berjalannya waktu. Dikarenakan pembangunan dan industri yang terus bergerak, perlahan-lahan lingkungan hijau sangat sulit untuk di temukan.
Saat ini sudah banyak sekali contoh dampak buruk dari kurangnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan. Yang paling sering kita temukan di kota Jakarta adalah masalah banjir. Berdasarkan pada hal ini,kami memutuskan untuk mengambil Hutan Kota Kembangan sebagai lokasi dimana kami akan melaksanakan kegiatan kami.
            Di Hutan Kota Kembangan yang terletak pada ……….., terdapat berbagai jenis pohon yang tumbuh. Pengujung yang datang walaupun tidak selalu ramai, selalu memiliki pengunjung khususnya pada hari minggu. Pengunjung yang datang melakukan berbagai aktifitas dari sekedar bermain, memancing, hingga melakukan pemotretan.

C.    PERMASALAHAN
Berkurangnya lingkungan hijau tidak hanya dapat mengurangi kenyamanan dalam kehidupan kita, namun juga dapat memberikan dampak buruk kedepannya sebagai efek dari global warming. Apabila pengurangan lahan hijau untuk pembangunan industri terus-menerus di lakukan tanpa memikirkan lingkungan, pastinya suatu saat kita akan merasakan dampak yang luar biasa.
Banjir sebagai salah satu fenomena yang tidak asing lagi bagi penduduk kota Jakarta setiap musim hujan juga merupakan salah satu dampak dari kurangnya lahan hijau seperti pohon-pohon dan tanah kosong untuk membantu penyerapan air hujan. Hal ini juga sudah mulai disadari oleh sebagian masyarakat khususnya kota Jakarta. Misalnya dengan melakukan pembangunan gedung dengan konsep green design yang sudah tidak jarang kita temukan khususnya pada bangunan apartment. Namun masih banyak pula pihak yang tidak ingin melaksanakan kepentingannya sembari memikirkan lingkungan dan dampaknya pada beberapa waktu yang akan datang.
Hal ini pula yang menjadi salah satu alasan bagi kami selaku mahasiswa-mahasiswi dari Universitas BINA NUSANTARA untuk berpartisipasi dan berperan aktif dalam melestarikan lingkungan sebagai generasi baru Indonesia. Kami berharap dengan melaksanakan kegiatan ini, kami dapat membangun kesadaran yang lebih dalam diri kami sendiri maupun pada sejumlah kalangan masyarakat.
Pada Hutan Kota Kembangan, walaupun banyak pohon yang tumbuh tinggi besar, banyak pula yang tumbang dikarenakan curah hujan yang tinggi dan angin yang bertiup kencang. Hal ini tidak hanya di sayangkan namun sangat membahayakan,.


D.    TUJUAN DAN MANFAAT KEGIATAN
Adapun tujuan dari kegiatan yang kami laksanakan ini adalah sebagai berikut :
·       Membangun rasa kepedulian sebagian masyarakat serta mahasiswa-mahasiswi khususnya dari Universitas BINA NUSANTARA terhadap lingkungan hidup.
·       Ikut berpartisipasi dan berperan aktif dalam kegiatan pelestarian lingkungan alam.
·       Menghargai lingkungan hidup dan mengajak kaum muda-mudi generasi baru Indonesia untuk beralih sebentar dari teknologi dan melakukan atau memiliki pemikiran yang sama terhadap lingkungan.
·       Mengajak kaum muda-mudi untuk menikmati dan berekreasi di Hutan Kota Kembangan.
·       Membantu untuk menambah nilai  lokasi agar memiliki pertambahan pengunjung.







BAB 2
METODE PELAKSANAAN

A.    BENTUK DAN RENCANA KEGIATAN
Seperti yang dapat kita amati di sekitar kita, perkembangan industri khususnya di Kota Jakarta sangatlah pesat. Gedung-gedung tinggi atau yang kita kenal sebagai skyscraper ada dimana-mana. Hal ini dikarenakan adanya permintaan pembangunan tinggi dari penduduk.  Penebangan pohon pun dilakukan tidak hanya untuk menyediakan lahan sebagai pembangunan gedung, namun juga dapat dilakukan dengan tujuan pelebaran jalan raya.
Berdasarkan UU No.32 Tahun 2009 yang berisikan tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH), kami selaku mahasiswa-mahasiswi Universitas BINA NUSANTARA ingin turut serta dalam kegiatan melestarikan lingkungan dengan melakukan penanaman bibit pohon. Bibit pohon yang ingin kami tanamkan berupa bibit pohon produktif dengan harapan agar dapat di nikmati dan lebih berguna pada pengunjungnya.
Kegiatan yang akan kami lakukan terdiri dari beberapa pertemuan, yaitu survei dan pengurusan izin, penanaman, perawatan dan serah terima barang. Adapun kegiatan ini akan kami dokumentasikan dalam bentuk foto dan akan di posting ke halaman blog ketua kelompok kegiatan. Dengan bantuan dari pengurus dan pengelola lokasi, kami di terima dan dapat melaksanakan kegiatan ini dengan baik.

B.    WAKTU PELAKSANAAN KEGIATAN
Pada kesempatan kali ini, kami selaku mahasiswa-mahasiswi dari Universitas BINA NUSANTARA ingin melakukan kegiatan berupa penanaman bibit pohon di Hutan Kota Kembangan dengan rundown kegiatan sebagai berikut ini.

Tanggal
Jenis Kegiatan
Waktu Pelaksanaan
05 Nov’17
Pengurusan Ijin dan Survey Lokasi Kegiatan
± 12:30-13:30
09 Nov’17
Pembelian Bibit Pohon (Diambil pada tanggal 09 Nov)
± 08:00-08:45
09 Nov’17
Penanaman Bibit Pohon
± 13:00-14:30
07 Des’17
Perawatan Pertama Setelah Penanaman
± 14:00-16:00
17 Des’17
Perawatan Kedua Setelah Penanaman
± 14:30-15:00
21 Des’17
Perawatan Ketiga dan Serah Terima Barang
± 11:15-12:30
22 Des’17
Penyerahan Dokumen Serah Terima ke Kantor Walikota Jakarta Barat (Suku Dinas Kehutanan)
± 11:30-12:30


C.    PESERTA KEGIATAN
            Kegiatan ini akan kami laksanakan dengan jumlah kelompok sebanyak 7 orang peserta dengan daftar nama sebagai berikut :
Nama Peserta Kelompok :             Yoan Drianny (Ketua)
                                                      Ardiansa
                                                      Ashari
                                                      Devryan Buzaar
                                                      Keshia Firdiareifidena
                                                      Liana Rose Timisela
                                                      Syara Bunga Valerie 
     




BAB 3
KONSEP
Saat ini, tantangan lingkungan hidup yang di hadapi oleh manusia telah mencapai titik perhatian tinggi di seluruh dunia. Dari pemanasan global, limbah beracun, polusi udara, sampah yang menumpuk di perkotaan, penipisan sumber daya alam, penggundulan hutan, banjir dan lain sebagainya. Manusia mulai merasa terancam dan masa depan pun menjadi kabur. Tidak ada yang dapat memprediksi apa yang akan terjadi dan kapan bencana tersebut akan terus menghantui kita hingga titik akhirnya.
Setelah di telurusi secara teoritis, hal tersebut terciptakan akibat adanya asumsi yang keliru mengenai hubungan manusia dengan alam (pandangan Antroposentrisme). Awalnya, manusia modern menganggap dirinya sendiri sebagai subyek yang terpisah dari lingkungan, bahwa sumber daya alam itu tidak terbatas dan manusialah penguasa atas segalanya. Oleh karena itu, manusia mulai mengeksploitasi sumber daya alam dengan anggapan bahwa persediaan akan tetap ada.
Dampak dari eksploitasi sumber daya alam semakin terlihat jelas saat ini. Manusia mulai khawatir akan menipisnya sumber daya alam, polisi yang mengancam,kesehatan manusia, zat-zat kimia yang hampir ada pada setiap produk makanan, dan hal lainnya. Hal ini mulai mengubah pandangan manusia dan munculnya pandangan Biosentrisme dan Ekosentrisme dimana manusia mulai dikaitkan hubungannya dengan lingkingan hidup.
Tidak dapat di pungkiri bahwa manusia terkait dengan lingkungan alam / ekosistem di bumi. Adanya pengaruh baik langsung maupun tidak langsung, apa yang terjadi pada lingkungan kita pasti akan berdampak pada sekitanya pula. Oleh karena itu, kita sebagai manusia yang diberikan akal sehat memiliki tanggung jawab yang besar untuk menjaga dan memelihara alam  demi kelangsungan dan kelestarian hidup setiap ekosistem di bumi.





BAB 4
HASIL KEGIATAN
               Hasil yang kami peroleh dari kegiatan ini adalah tertanamnya dengan total 7 buah bibit pohon produktif berupa 3 bibit pohon sirsak, 3 bibit pohon jambu air dan 1 bibit pohon rambutan. Masing-masing bibit pohon ini memiliki tinggi ±30cm. Kami juga menyerahkan 2 buah karung pupuk kompos sebagai penunjang perawatan bibit pohon ini nantinya.
               Proses sosialisasi yang dilakukan hanya berupa penanaman yang disaksikan oleh beberapa orang anak pengunjung Hutan Kota Kembangan pada saat proses penanaman di lakukan. Yang kami peroleh [ada kegiatan ini selain memiliki kpneksi yang baru, kami juga memiliki sedikit tambahan wawasan mengenai jenis pohon yang ada, khasiat atau manfaatnya, hingga hewan-hewan yang biasa di temukan.
               Beberapa foto dan rincian kegiatan yang dilaksanakan telah di posting oleh ketua kelompok  di blog dengan alamat: cbprofessionaldevelopmentproject.blogspot.co.id/2017/?m=1






BAB 5
PENUTUP

              Demikian laporan ini saya rangkai selaku ketua kelompok dengan harapan agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi pihak yang terkait. Berikut ini hasil dari refleksi diri kelompok kami masing-masing :
Refleksi Diri
·       Ardiansa
  Dengan adanya kegiatan penanaman pohon ini, saya merasa lebih peduli terhadap lingkungan karena keberadaan pohon sangat penting bagi bumi dan cara ini sangat membantu lingkungan agar semakin hijau dan merupakan salah satunya cara merawat lingkungan menjadi lebih baik. Jika hal seperti ini di lakukan secara teratur, dapat menjadi salah satu cara memelihara lingkungan yang sederhana namun memberikan dampak yang berguna.

·       Ashari
  Dari kegiatan menanam pohon ini, menyadarkan saya akan pentingnya melestarikan lingkungan alam yang di sekitar kita untuk tetap hidup dan terjaga yang dapat bermanfaat untuk kita sendiri,seperti penananman pohon buah yang nantinya akan menghasilkan buah yang baik untuk kita makan dan melihat tanaman hias yang indah dapat meningkatkan mood kita menjadi lebih baik.

·       Devryan Buzaar
  Dari kegiatan penanaman pohon di Hutan Kota Kembangan ini,saya menyadari bahwa kurangnya perhatian dari masyarakat di sekitar Hutan Kota Kembangan tersebut masih cukup tinggi, masih di perlukan sosialisasi bagi masyarakat sekitar Hutan Kota Kembangan dan akan lebih baik lagi bila di lakukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk belajar menjaga kelestarian lingkungan dari sosialisasi yang di berikan.

·       Keshia Firdiareifidena
  Manfaat penanaman pohon ini adalah memberikan udara bersih, menghindari polusi, semakin banyak penghijauan dan saya jadi menyadari bahwa dengan kita menanam pohon, lingkungan menjadi sehat.

·       Syara Bunga Valerie
  Kegiatan Tanam pohon ini, bikin kita belajar supaya lebih mengenal lingkungan luar khususnya di hutan karena sudah makin banyak polusi di Jakarta dan ketidakpedulian orang-orang terhadap lingkungan maka dari itu segeralah tanam pohon sedari dini mungkin supaya lebih hijau dan lebih segar.


·       Yoan Drianny
  Kegiatan penanaman pohon di Hutan Kota Kembangan ini awalnya hanya dilaksanakan dengan tujuan untuk kepentingan mata kuliah CB Professional Development yang sedang saya jalankan, namun seiring dengan di jalankannya kegiatan ini, saya juga mulai menikmati dan ikut menyadari betapa mudahnya kita menunjukkan rasa kepedulian kita terdahap lingkungan.
  Hal semudah seperti menanam bibit pohon produktif yang kami lakukan ini tidak hanya bertujuan untuk menambah hijaunya lingkungan, namun juga dengan harapan agar pohon ini akan tumbuh besar dan menghasilkan buah yang dapat kita semua nikmati nantinya. Dengan adanya buah-buah yang di hasilkan pada lokasi ini, kami sendiri juga berharap agar pengunjung Hutan Kota Kembangan dapat bertambah banyak. Saya sangat senang dapat berpartisipasi dan berkontibusi demi kelestarian alam dan penambah nilai dari Hutan Kota Kembangan.

 
Saran Kelompok
Dari hasil pengamatan, pengunjung yang datang masih berasal dari kalangan tertentu. Walaupun dengan tujuan yang berbeda seperti memancing, mengambil buah, bermain, berfoto dan sebagainya, mereka semua hadir di sana dikarenakan oleh suasanya alamnya. Namun sangat di sayangkan karena fasilitas pada Hutan Kota Kembangan juga masih kurang memadai, adapun kalangan penduduk yang datang masih berasal dari kelas menengah kebawah. Hal ini sangat di sayangkan apabila kita lihat dari lokasi Hutan Kota Kembangan yang bersebelahan dengan kompleks perumahan Greenland yang terdiri dari rumah-rumah yang cukup mewah.
Kurangnya rasa keamanan yang kita dapatkan ketika berkunjung dan sulitnya akses juga menjadi faktor utama terhambatnya Hutan Kota Kembangan mendapatkan pengunjung dari luar lingkungan mereka. Sarana rekreasi yang dapat kita lakukan juga masih sangat terbatas. Akan lebih menyenangkan apabila terdapat aktifitas lain seperti penangkaran kupu-kupu yang kebetulan telah di anjurkan anggarannya kepada pemerintah daerah.
Alasan masih terdapatnya rumput dan tanaman liar yang tumbuh, pohon yang bervariasi yang tumbuh di tempat-tempat yang berbeda adalah demi di rasakannya suasana hutan yang sesungguhnya. Pihak pengelola Hutan Kota Kembangan tidak ingin Hutan Kota ini kehilangan esensinya sebagai hutan dan terlihat seperti sebuah taman. Namun akan lebih baik apabila sarana lain seperti rapi dan bersih nya jalan, WC yang terawat bersih, perasaan aman ketika berkunjung dapat di tingkatkan.
Keamanan yang saya maksud bukan seperti kurangnya pengawasan oleh pihak keamanan, namun mengenai pohon besar yang dapat tumbang kapan saja dan mungkin membahayakan nyawa pengunjung maupun penanggung jawab lokasi.




LAMPIRAN KEGIATAN
A.    Foto Kegiatan Survey dan Pengurusan Izin Lokasi



Foto Kegiatan, lokasi, dan daftar nama pohon di Hutan Kota Kembangan




B.    Foto Bukti Pembelian Tanaman dan Pupuk






C.    Foto Kegiatan Penanaman di Hutan Kota Kembangan

 Foto bersama kelompok dan pengelola Hutan Kota Kembangan


Lubang pada tanah untuk menanam disediakan oleh pengelola Hutan Kota Kembangan, diatas merupakan foto proses penanaman.




D.    Foto Kegiatan Perawatan Pertama

Pemasangan label nama



 Pengamatan pertumbuhan pucuk daun baru

Proses penyiraman tanaman oleh pengelola Hutan Kota Kembangan


E.     Foto Kegiatan Perawatan Kedua 
Pengamatan penumbuhan pucuk daun baru setiap bibit pohon.




 Liana-Yoan-Bunga-Devryan-Ardiansa                      

G.   Foto Kegiatan Perawatan Ketiga dan Serah Terima Barang ke Kantor Walikota


Pengamatan area sekitar lokasi penanaman bibit pohon, rumput liar yang bertumbuh semakin banyak.

Ranting pohon di bakar untuk menghasilkan asap yang mengusir nyamuk dan serangga menggangu lainnya saat proses merapikan rumput liar.

 Pengelola Hutan Kota Kembangan membersihkan rumput liar di sekitar pohon menggunakan sabit rumput, kelompok membersihkan sebagian dengan mencabut.

 Foto bersama perwakilan dari Suku Dinas Kehutanan dengan Ketua Kelompok






REFERENSI
Buku Character Building -Professional Development. Materi Pertemuan 11 – Tantangan Sektor Lingkungan Hidup (halaman 133-153).
https://id.wikipedia.org/wiki/Daerah_Khusus_Ibukota_Jakarta
www.teluklove.com/2017/04/pesona-keindahan-wisata-hutan-kota_20.html?m=1